News

Mengapa Harus Beralih Dari CAD ke BIM?

Tue, 2017-08-08 16:31

    Ada yang mengatakan BIM adalah jenis software. Ada juga yang bilang BIM adalah model virtual bangunan. Yang lain mengatakan BIM adalah proses yang tidak lebih dari kumpulan semua data bangunan yang disusun dalam database struktur  di query dengan cara "visual" dan "numerik".

   BIM sebenarnya terdiri dari persamaan virtual dari bagian bangunan. Namun demikian, dengan munculnya teknologi mobile seperti iPhone /iPads sehingga penggunaanny kian beragam dari kalangan professional, Klien, pemilik bangunan dan operator mendapatkan lebih banyak akses ke BIM software melalui perangkat mobile mereka, bahkan tanpa perlu memasang aplikasi BIM terlebih dahulu. Perubahan ini akan menerapkan adopsi BIM ke tingkat berikutnya sehingga Anda sebagai profesional benar-benar tidak mampu mengabaikan penggunaan BIM.

Mengapa  Harus Beralih dari CAD ke BIM?

   BIM dan CAD mewakili dua pendekatan yang berbeda secara mendasar terhadap desain dan dokumentasi bangunan. Aplikasi CAD (Computer Aided Design) meniru proses "kertas & pensil" tradisional sejauh gambar elektronik dua dimensi dibuat dari elemen grafis 2 dimensi seperti garis, hatch dan teks, dll. Gambar CAD, serupa dengan gambar kertas biasa, Diciptakan secara independen satu sama lain sehingga perubahan desain perlu ditindaklanjuti dan diterapkan secara manual pada setiap gambar CAD. Aplikasi BIM (Building Information Modeling) meniru proses bangunan sebenarnya. Alih-alih membuat gambar dari pekerjaan garis 2D, bangunan sebenarnya dimodelkan dari elemen konstruksi nyata seperti dinding, jendela, lempengan dan atap, dan lain-lain.

  Hal ini memungkinkan para arsitek merancang bangunan dengan cara yang sama seperti bangunannya. Karena semua data disimpan terpusat dalam model bangunan virtual. Dengan pendekatan model terpadu ini, BIM tidak hanya menawarkan peningkatan produktivitas yang signifikan namun juga menjadi dasar untuk desain yang terkoordinasi dengan lebih baik dan proses pembangunan berbasis model komputer. jika satu proyek menggunakan perangkat lunak non-BIM, Anda mungkin perlu menggunakan sejumlah personil tambahan berdasarkan jumlah perangkat lunak. Jika Anda memiliki sebuah proyek pada saat bersamaan, itu berarti Anda perlu meningkatkan jumlah orang. Jika Anda melihat nilainya. Kita bisa menggunakan jumlah personel yang sama dalam proyek inkremental. Dengan mengembangkan staf untuk bisa belajar dan menggunakan software BIM.

 Pelajari lebih lanjut tentang BIM Software di video ini. Dapatkan Penawaran Menarik ArchiCAD hanya di AppliCAD Indonesia. Klik di sini.

#AppliCadIndonesia #BIM #ArchiCAD

 

 

Comments